INTEGRATIX

Operasional & keuangan terintegrasi

Solusi Integratix

Tinjau biaya masuk barang impor melalui landed cost.

Kelompokkan biaya impor pada shipment dan alokasikan landed cost ke item barang. Integratix menghubungkan PO, shipment, PIB, penerimaan, serta biaya terkait agar nilai barang dapat ditinjau lebih lengkap.

Informasi untuk keputusan dan pekerjaan tim

Barang yang dibeli sudah diterima, berapa biaya masuknya?

Informasi untuk diperiksa
Purchase order, penerimaan, tagihan pemasok, shipment, dan landed cost.
Contoh tindak lanjut tim
Tinjau penerimaan yang belum lengkap dan komponen biaya sebelum menentukan harga jual.

Gambaran kelompok fitur, bukan jaminan semua menu tersedia pada setiap paket. Informasi mengikuti transaksi yang dicatat, periode, serta hak akses. Cocokkan dengan paket Anda.

Memahami proses bisnis

Harga pemasok hanya salah satu bagian dari biaya barang.

Biaya pengiriman, bea, dan biaya masuk lain dapat memengaruhi nilai barang impor. Kumpulkan biaya pada shipment agar tim dapat melihat dasar alokasi dan menelusuri dokumen sumber.

Alokasi Integratix memakai nilai barang sebagai bobot, dengan kuantitas sebagai pengganti saat harga tidak tersedia. Kategori PPN dan PPH dikecualikan dari alokasi landed cost.

Biaya per shipment

Kumpulkan biaya terkait pada pengiriman yang benar agar dasar perhitungan barang tidak tercampur antar shipment.

Bobot alokasi jelas

Gunakan nilai item sebagai proporsi biaya; kuantitas dipakai sebagai pengganti bila harga barang tidak tersedia.

Kategorisasi sebelum alokasi

Periksa kategori biaya dan dokumennya. PPN serta PPH tidak ikut dalam alokasi landed cost yang diterapkan sistem.

Alur penggunaan Landed Cost untuk Biaya Impor dan Persediaan

  1. Langkah 1

    Hubungkan shipment dengan item dan dokumen PO.

  2. Langkah 2

    Catat biaya impor beserta kategorinya.

  3. Langkah 3

    Tinjau dasar biaya dan jalankan alokasi landed cost.

  4. Langkah 4

    Periksa nilai alokasi serta jurnal terkait.

Contoh pembagian biaya shipment

Ilustrasi: nilai barang A Rp 6 juta dan B Rp 4 juta, dengan biaya yang dialokasikan Rp 1 juta.

Contoh pembagian biaya shipment
Komponen / tahapPerhitungan / catatan
Barang A: 60% nilai barangAlokasi Rp 600.000
Barang B: 40% nilai barangAlokasi Rp 400.000

Contoh memakai bobot nilai barang; kategorisasi biaya mengikuti dokumen dan kebijakan perusahaan.

Panduan praktis Pembelian & Impor

Pahami prosesnya.
Periksa hasilnya.

Kenali istilah dan dasar pencatatan sebelum menggunakan laporan untuk keputusan bisnis.

Purchase order
Pesanan kepada pemasok; penerimaan barang mencatat realisasi barang yang masuk.
Landed cost
Biaya terkait pengadaan impor yang dialokasikan ke barang. Dasar biaya perlu diperiksa sebelum digunakan untuk penilaian persediaan.

Data yang perlu disiapkan

Siapkan pemasok, produk, satuan, mata uang, gudang tujuan, dan saldo utang awal. Untuk impor, kumpulkan dokumen shipment, PIB, serta rincian biaya yang relevan.

Contoh konteks Pembelian & Impor

Barang impor memiliki nilai pembelian dan biaya pengiriman terpisah. Tim mencatat dokumen pengadaan, penerimaan, dan biaya shipment, lalu meninjau landed cost agar biaya barang tidak hanya mengikuti harga pemasok.

Ilustrasi pembelajaran, bukan data atau hasil pelanggan.

Pemeriksaan sebelum mengambil keputusan

Bedakan barang yang dipesan, sudah diterima, dan sudah ditagihkan. Periksa hubungan biaya shipment dengan barang serta dokumen penerimaannya.

Purchase order, multi mata uang, shipment, dan kepatuhan impor mengikuti paket. Pembelian langsung tidak berarti seluruh alur impor tersedia. Periksa paket dan biaya.

Pertanyaan umum

Apakah seluruh pajak impor masuk landed cost?

Tidak. Implementasi alokasi mengecualikan kategori PPN dan PPH. Tinjau klasifikasi biaya dengan penanggung jawab akuntansi.

Bagaimana biaya dibagi ke item?

Alokasi menggunakan bobot nilai barang dari kuantitas dan harga PO. Bila harga tidak tersedia, sistem memakai kuantitas sebagai bobot.

Diskusikan alur yang dibutuhkan tim Anda.

Siapkan contoh transaksi untuk melihat kesesuaian fitur, hak akses, dan laporan. Ketersediaan modul mengikuti paket serta add-on yang dipilih.